Pembicara : Panglima TNI Jendral Djoko Santoso
Militer indonesia memiliki keunikan dibandungkan dengan militer lain, militer indonesia membentuk dirinya melalui perjuangan kemerdekaan melawan penjajahan belanda ataupun jepang. Perjuangan mendapatkan kemerdekaan membuatnya melakukan kegiataan keseluruhan, tidak hanya bertempur secara fisik tetapi juga melakukan penyususnan strategi pendirian bangsa indonesia. Keunikan inilah menjadikan peranan militer indonesia luar biasa di banding militer di negara-negara lain.
Pada masa orde baru, soeharto menempatkan peran militer sebagai bagian penting dalam melanggengkan kekuasannya.militer di jadikan variable penting dalam menjaga kebijakan-kebijakannya, dengan dalih menjaga stabilitas negara, soeharto memberikan banyak peran istimewa kepada para petinggi-petinggi militer.seperti petinggi penyelenggara negara sampai pimpinan BUMN maupun BUMD.pada pemerintahan orde baru militer tidak hanya mendominasi peran sosial politik, akan tetapi militer sangat leluasa menjalankan praktik-praktik bisnis militernya secara legal.Kecilnya anggaran militer baik khususnya prajurit dan persenjataan dijadikan alasan kuat untuk memuluskan praktik ini.
Pada masa reformasi, peran tni menjadi sangat vital dalam menjaga stabilitas nasional, baik ancaman dari pihak internal maupun eksternal. Tetapi terhadap ekspektasi harapan yang sangat besar yang masyarakat gantungkan di pundak TNI, terdapat persoalan serius. Diantaranya kurangnya jatah anggaran yang berakibat langsung dengan buruknya kualitas alutista.namun terlepas kelebihan dan kekurangan tersebut, harapan akan peran TNI tetapi di gantungkan agar benar-benar dapat menjaga kesatuan NKRI.
Pembicara : Ust. Abdul Aziz Abdul Rauf
Kita bisa bekerja dengan keras saat jiwa kita sedang asyik dengan al-qur`an, namun di saat yang lain, kita mungkin mengalami kondisi keengganan membaca al-qur`an yang sangat besar, jangankan disuruh menghafal, sekedar membuka al-qur`an pun kita enggan, untuk kondisi seperti itu, yang kita butuhkan hanya merayu diri kita pribadi,merenungi kehidupan kita sendiri dan membangkitkan sikap kecintaan kita kepada al-qur`an.
Berbagai permasalahan umum pada diri kita saat berinteraksi langsung dengan al-qur`an diantaranya :
1.kita sadar sepenuhnya bahwa membaca al-qur`an setiap hari adalah sebuah keharusan, tetapi jiwa kita belum siap untuk komitmen secara rutin sehingga dalam sebulan, begitu banyak hari-hari yang terlewatkan tanpa tilawah al-`quran
2.kita paham bahwa menghafal al-qur`an adalah kemuliaan yang sangat besar manfaatnya, tetapi jiwa kita belum siap untuk meraih hikmah dan besarnya manfaat yang mungkin kita dapat dengan menghafal al-qur`an
3.kita sadar bahwa mengajarkan al-qur`an sangat besar pahalanya, tetapi karena minimnya apresiasi masyarakat dan penghargaan masyarakat terhadap para pengajar maka sangat sedikit yang siap menjadi pengajar al-qur`an
Hal-hal yang perlu kita tanamkan kepada diri kita pribadi agar kita mampu mencintai al-qur`an sebenarnya sangat sederhana,yakni mulailah untuk mencintai dan meresapi apa yang terkandung di dalam al-qur`an, niscaya rasa cinta dan kemauan untuk mendekatkan diri kepada al-qur`an dengan sendirinya akan timbul tanpa kita sadari.
Kita bisa bekerja dengan keras saat jiwa kita sedang asyik dengan al-qur`an, namun di saat yang lain, kita mungkin mengalami kondisi keengganan membaca al-qur`an yang sangat besar, jangankan disuruh menghafal, sekedar membuka al-qur`an pun kita enggan, untuk kondisi seperti itu, yang kita butuhkan hanya merayu diri kita pribadi,merenungi kehidupan kita sendiri dan membangkitkan sikap kecintaan kita kepada al-qur`an.
Berbagai permasalahan umum pada diri kita saat berinteraksi langsung dengan al-qur`an diantaranya :
1.kita sadar sepenuhnya bahwa membaca al-qur`an setiap hari adalah sebuah keharusan, tetapi jiwa kita belum siap untuk komitmen secara rutin sehingga dalam sebulan, begitu banyak hari-hari yang terlewatkan tanpa tilawah al-`quran
2.kita paham bahwa menghafal al-qur`an adalah kemuliaan yang sangat besar manfaatnya, tetapi jiwa kita belum siap untuk meraih hikmah dan besarnya manfaat yang mungkin kita dapat dengan menghafal al-qur`an
3.kita sadar bahwa mengajarkan al-qur`an sangat besar pahalanya, tetapi karena minimnya apresiasi masyarakat dan penghargaan masyarakat terhadap para pengajar maka sangat sedikit yang siap menjadi pengajar al-qur`an
Hal-hal yang perlu kita tanamkan kepada diri kita pribadi agar kita mampu mencintai al-qur`an sebenarnya sangat sederhana,yakni mulailah untuk mencintai dan meresapi apa yang terkandung di dalam al-qur`an, niscaya rasa cinta dan kemauan untuk mendekatkan diri kepada al-qur`an dengan sendirinya akan timbul tanpa kita sadari.
Pembicara :
Tema : Kepemimpinan Sektor Ketiga
Sektor ketiga memainkan peranan yang sangat penting dalam mengawal proses berjalannya pemerintahan suatu bangsa,menjadi pembela masyarakat, menjadi peran yang menyejahterakan rakyat, dsb. sektor ketiga merupakan sektor yang sangat strategis untuk membantu membangun masyarakat atau kelompok sesuai dengan fokus yang ingin di tuju, namun dalam perjalanannya tidak semudah dan semulus yang semua kita bayangan, kasus terakhir yang mencuat dan menjadi perhatian publik ialah kasus dipukulinya aktivis ICW oleh orang tidak dikenal akibat kegiatan aktivis tersebut yang membantu membongkar rekening gendut perwira tinggi polri, hal ini sangat miris di karenakan kebebasan seseorang individu untuk mengaktualisasikan dirinya melalui pembongkaran kasus korupsi yang menjadi perhatiannya terancam sedangkan dalam undang-undang itu dijamin dan di lindungi.
Pada dasarnya,hampir setiap kelompok pergerakan atau sektor ketiga tidak ada yang murni independen, namun tetap memihak kepada siapa yang mereka anggap benar, contohnya ICW yang fokus kepada permasalahan bangsa yakni korupsi, ICW memberi perhatian khusus kepada kasus-kasus korupsi baik yang sudah terpublikasi dengan artian sudah mendapat perhatian serius dari KPK maupun yang belum.
Namun dalam kenyataanya, dalam menjalankan aktivitasnya sebagai sektor ketiga, terdapat permasalahan serius yang mengganjal, oleh karena itulah pentingnya peran pemimpin dalam memimpin sektor ketiga ini, harus ada keberanian dan sikap perhatian lebih dari setiap pemimpin sektor ini agar organisasinya dapat berjalan sebagaimana mestinya meskipun terdapat halangan dan rintangan secara sistematis yang menghalangi organisasi tersebut untuk melakukan tugasnya.
Tema : Kepemimpinan Sektor Ketiga
Sektor ketiga memainkan peranan yang sangat penting dalam mengawal proses berjalannya pemerintahan suatu bangsa,menjadi pembela masyarakat, menjadi peran yang menyejahterakan rakyat, dsb. sektor ketiga merupakan sektor yang sangat strategis untuk membantu membangun masyarakat atau kelompok sesuai dengan fokus yang ingin di tuju, namun dalam perjalanannya tidak semudah dan semulus yang semua kita bayangan, kasus terakhir yang mencuat dan menjadi perhatian publik ialah kasus dipukulinya aktivis ICW oleh orang tidak dikenal akibat kegiatan aktivis tersebut yang membantu membongkar rekening gendut perwira tinggi polri, hal ini sangat miris di karenakan kebebasan seseorang individu untuk mengaktualisasikan dirinya melalui pembongkaran kasus korupsi yang menjadi perhatiannya terancam sedangkan dalam undang-undang itu dijamin dan di lindungi.
Pada dasarnya,hampir setiap kelompok pergerakan atau sektor ketiga tidak ada yang murni independen, namun tetap memihak kepada siapa yang mereka anggap benar, contohnya ICW yang fokus kepada permasalahan bangsa yakni korupsi, ICW memberi perhatian khusus kepada kasus-kasus korupsi baik yang sudah terpublikasi dengan artian sudah mendapat perhatian serius dari KPK maupun yang belum.
Namun dalam kenyataanya, dalam menjalankan aktivitasnya sebagai sektor ketiga, terdapat permasalahan serius yang mengganjal, oleh karena itulah pentingnya peran pemimpin dalam memimpin sektor ketiga ini, harus ada keberanian dan sikap perhatian lebih dari setiap pemimpin sektor ini agar organisasinya dapat berjalan sebagaimana mestinya meskipun terdapat halangan dan rintangan secara sistematis yang menghalangi organisasi tersebut untuk melakukan tugasnya.
Pembicara : Prof. Ahmad Mansyur Negara
Tema : Api Sejarah
Jangan sekali-kali melupakan sejarah, itulah perkataan presiden pertama indonesia untuk rakyatnya agar tidak sekali-kali melupakan sejarah bangsanya, namun bagaimana bila sejarah yang selama ini di pelajari hanya rekayasa dan menjadi produk penguasa yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok ? itulah pentingnya mengerti akan intisari sejarah atau api sejarah bukan hanya abu sejarah atau sejarah yang sudah dimodifikasi oleh penguasa. Umat muslim harus tahu betul latar belakang munculnya peristiwa pada masa lalu yang kemudian pada masa kini menjadi sejarah, hal ini bertujuan agar tujuan akan sejarah yakni menjadi spion perjalanan yang berfungsi sebagai alat untuk melanjutkan kehidupan bernegara benar-benar murni akan kepentingan belaka.
Sejarah yang selama ini kita ketahui ternyata kebanyakan merupakan produk sejarah yang dibentuk penguasa untuk kepentingannya, hal tersebut terungkap pada buku Api Sejarah yang di tulis oleh Prof Ahmad Mansyur Negara yang mengungkapkan secara blak-blakan manipulasi dan kebohongan-kebohongan sejarah masa lalu yang sebenarnya jauh dari fakta, khususnya mengenai sejarah yang menyangkut peran tokoh-tokoh maupun masyarakat islam dalam membangun republik indonesia.
Dalam buku sejarah yang ditulis oleh guru besar ilmu sejarah unpad ini dijelaskan bahwa pengaburan fakta dari perspektif islam sudah lama terjadi dan seakan-akan sudah menjadi fakta sejarah yang benar-benar terjadi, contoh sejarah yang agak rancu yakni kedatangan islam yang masuk melalui aceh pada abad ke-13.tapi menurut prof.mansyur, ada fakta lain yang lebih shahih, menurutnya pada abad ke-11 di pulau jawa telah berdiri kerajaan islam di leran,gresik jawa timur yang didirikan oleh fatimah binti maimun, lalu ketika kaum imperealisme barat datang dengan membawa misi gospel yakni menyebarkan agama kristen ke indonesia ada perlawan dari pergerakan kaum muslim di berbagai belahan nusantara,salah satu upaya untuk menaklukan perlawanan masyarakat muslm ialah dengan menghancurkan situs-situs islam seperti kerajaan banten yang dibiarkan rata dengan tanah dan menonjolkan situs-situs hindu dan budha seperti candi-candi yang bertebaran tanah jawa.itulah sedikit dari pengaburan fakta sejarah yang dilakukan oleh orang-orang yang berkepentingan untuk memalsukan sejarah kususnya sejarah mengenai kaum muslim.
Tema : Api Sejarah
Jangan sekali-kali melupakan sejarah, itulah perkataan presiden pertama indonesia untuk rakyatnya agar tidak sekali-kali melupakan sejarah bangsanya, namun bagaimana bila sejarah yang selama ini di pelajari hanya rekayasa dan menjadi produk penguasa yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok ? itulah pentingnya mengerti akan intisari sejarah atau api sejarah bukan hanya abu sejarah atau sejarah yang sudah dimodifikasi oleh penguasa. Umat muslim harus tahu betul latar belakang munculnya peristiwa pada masa lalu yang kemudian pada masa kini menjadi sejarah, hal ini bertujuan agar tujuan akan sejarah yakni menjadi spion perjalanan yang berfungsi sebagai alat untuk melanjutkan kehidupan bernegara benar-benar murni akan kepentingan belaka.
Sejarah yang selama ini kita ketahui ternyata kebanyakan merupakan produk sejarah yang dibentuk penguasa untuk kepentingannya, hal tersebut terungkap pada buku Api Sejarah yang di tulis oleh Prof Ahmad Mansyur Negara yang mengungkapkan secara blak-blakan manipulasi dan kebohongan-kebohongan sejarah masa lalu yang sebenarnya jauh dari fakta, khususnya mengenai sejarah yang menyangkut peran tokoh-tokoh maupun masyarakat islam dalam membangun republik indonesia.
Dalam buku sejarah yang ditulis oleh guru besar ilmu sejarah unpad ini dijelaskan bahwa pengaburan fakta dari perspektif islam sudah lama terjadi dan seakan-akan sudah menjadi fakta sejarah yang benar-benar terjadi, contoh sejarah yang agak rancu yakni kedatangan islam yang masuk melalui aceh pada abad ke-13.tapi menurut prof.mansyur, ada fakta lain yang lebih shahih, menurutnya pada abad ke-11 di pulau jawa telah berdiri kerajaan islam di leran,gresik jawa timur yang didirikan oleh fatimah binti maimun, lalu ketika kaum imperealisme barat datang dengan membawa misi gospel yakni menyebarkan agama kristen ke indonesia ada perlawan dari pergerakan kaum muslim di berbagai belahan nusantara,salah satu upaya untuk menaklukan perlawanan masyarakat muslm ialah dengan menghancurkan situs-situs islam seperti kerajaan banten yang dibiarkan rata dengan tanah dan menonjolkan situs-situs hindu dan budha seperti candi-candi yang bertebaran tanah jawa.itulah sedikit dari pengaburan fakta sejarah yang dilakukan oleh orang-orang yang berkepentingan untuk memalsukan sejarah kususnya sejarah mengenai kaum muslim.
Pembicara : Arifin C. Noor & Imam Tantowi
Kebudayaan merupakan produk masyarakat yang terbentuk sejak masa lampau akibat adanya sebab-sebab yang mendasari hadirnya kebudayaan tersebut, sebagai pemimpin kita harus mempunyai jiwa kebudayaan dan seni yang tinggi, hal ini dikarenakan kebudayaan dan seni harus menjadi pengetahuan sekaligus kemampuan sosial dari setiap pemimpin agar mampu memimpin masyarakat dan kelompoknya. Secara umum tahap-tahap pembentukan kebudayaan di bagi menjadi empat bagian, yakni:
1. Tahap Kebudayaan : Idealisme
Pada tahap ini idealisme masyarakat di mana kebudayaan tersebut berkembang menjadi variabel dan penentu penting akan dasar-dasar dari sebuah kebudayaan yang akan dihasilkan
2. Tahap Kebudayaan : Eksistensi
Pada tahap ini, ketika idealisme masyarakat sudah melandasi akan kehadiran kebudayaan, maka eksistensi dari sebuah kebudayaan akan diuji dengan apakah masyarakat sadar akan kebudayaannya atau tidak
3. Tahapan Kebudayaan : Eksperimental
Pada tahap ini, kebudayaan akan diuji dengan kedinamisan masyarakat, apakah kebudayaan tersebut akan tetap bertahan dengan kedinamisan masyarakat dimana kebudayaan tersebut berasal atau sebaliknya,pada tahap ini juga dapat terjadi modifikasi-modifikasi kebudayaan sesuai dengan dinamis atau tidak suatu kelompok masyarakat tersebut
4. Tahapan Kebudayaan : Implementasi
Ketika semua tahap diatas semua sudah terlewati, maka yang terpenting dari semua tahap di atas adalah tahap implementasi, dimana kebudayaan akan menjadi faktor penting dari segala aktivitas masyarakat dimana kebudayaan itu terbentuk, dimana kebudayaan menjadi penentu kehidupan masyarakatnya.
Kebudayaan merupakan produk masyarakat yang terbentuk sejak masa lampau akibat adanya sebab-sebab yang mendasari hadirnya kebudayaan tersebut, sebagai pemimpin kita harus mempunyai jiwa kebudayaan dan seni yang tinggi, hal ini dikarenakan kebudayaan dan seni harus menjadi pengetahuan sekaligus kemampuan sosial dari setiap pemimpin agar mampu memimpin masyarakat dan kelompoknya. Secara umum tahap-tahap pembentukan kebudayaan di bagi menjadi empat bagian, yakni:
1. Tahap Kebudayaan : Idealisme
Pada tahap ini idealisme masyarakat di mana kebudayaan tersebut berkembang menjadi variabel dan penentu penting akan dasar-dasar dari sebuah kebudayaan yang akan dihasilkan
2. Tahap Kebudayaan : Eksistensi
Pada tahap ini, ketika idealisme masyarakat sudah melandasi akan kehadiran kebudayaan, maka eksistensi dari sebuah kebudayaan akan diuji dengan apakah masyarakat sadar akan kebudayaannya atau tidak
3. Tahapan Kebudayaan : Eksperimental
Pada tahap ini, kebudayaan akan diuji dengan kedinamisan masyarakat, apakah kebudayaan tersebut akan tetap bertahan dengan kedinamisan masyarakat dimana kebudayaan tersebut berasal atau sebaliknya,pada tahap ini juga dapat terjadi modifikasi-modifikasi kebudayaan sesuai dengan dinamis atau tidak suatu kelompok masyarakat tersebut
4. Tahapan Kebudayaan : Implementasi
Ketika semua tahap diatas semua sudah terlewati, maka yang terpenting dari semua tahap di atas adalah tahap implementasi, dimana kebudayaan akan menjadi faktor penting dari segala aktivitas masyarakat dimana kebudayaan itu terbentuk, dimana kebudayaan menjadi penentu kehidupan masyarakatnya.
Pembicara : Drs. Musholli
Masihkah kita ingat akan konflik yang dulu terjadi dan sampai sekarang masih terjadi di bosnia,checnya,palestina,irak,afghanistan dan tempat-tempat lainnya, apa yang kita lakukan? Kita hanya bisa berdiam diri, menyesali apa yang sedang terjadi yang menimpa saudara-saudara kita dan berdoa, lalu apa lagi yang bisa kita lakukan ? menyumbang sebagain dari harta kita, lalu apa lagi yang bisa kita lakukan ? berdiam diri begitulah kira-kira apa yang sedang sedang terjadi oleh kita, apa yang sedang terjadi oleh umat kita, umat islam.
Keterpurukan yang terjadi selama ini pada umat islam disebabkan oleh kelemahan dan keterpurukan yang disebabkan oleh tidak adanya panutan yang tegas yang dapat di jadikan contoh oleh umat islam, dengan kata lain krisis kepemimpinan yang menimpa umat islam selepas runtuhnya kekahlifahan terjadi karena umat kehilangan dan rindu akan sosok pemimpin yang dapat mengayomi dan memberikan contoh apa yang umat inginkan selama ini. Terlihat dengan terpuruknya umat islam di berbagai belahan dunia khususnya negara yang mayoritasnya islam, meskipun kelompok umat islam dinegara tersebut termasuk dalam kelompok mayoritas, namun umat islam hanya mayoritas dalam segi kuantitas penduduknya, sedangkan dalam hal kuantitas umat kita tertinggal jauh , baik dari segi pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan oleh non-muslim yang hanya menjadi kelompok minoritas.
Mengapa hal tersebut dapat terjadi ? selain karena adanya krisis kepemimpinan yang berkepanjangan, pada internal umat islam juga terdapat konflik-konflik horizontal yang terjadi karena adanya perbedaan perbedaan yang mungkin dapat dikatakan sepele,hal itu terjadi karena tidak adanya sifat saling menghormati akan perbedaan-perbedaan dan tidak dapat menganggap bahwa perbedaan seyogyanya dapat menjadi sebuah kekuatan dalam kebersamaan. melihat kondisi tersebut, kita sebagai calon penerus bangsa yang beragama islam, sudah seharusnya melihat hal ini sebagai tantangan untuk memperbaiki diri kita untuk kemajuan umat yang sampai sekarang butuh akan sosok pemimpin yang dapat mengayomi dan menjadi inspirasi bagi mereka, sudah saatnya islam bangkit dan sudah seharusnya umat islam memegang peradaban yang sudah lama direbut, inilah saatnya kita merebut kembali kunci itu merebut kembali peradaban itu.
Masihkah kita ingat akan konflik yang dulu terjadi dan sampai sekarang masih terjadi di bosnia,checnya,palestina,irak,afghanistan dan tempat-tempat lainnya, apa yang kita lakukan? Kita hanya bisa berdiam diri, menyesali apa yang sedang terjadi yang menimpa saudara-saudara kita dan berdoa, lalu apa lagi yang bisa kita lakukan ? menyumbang sebagain dari harta kita, lalu apa lagi yang bisa kita lakukan ? berdiam diri begitulah kira-kira apa yang sedang sedang terjadi oleh kita, apa yang sedang terjadi oleh umat kita, umat islam.
Keterpurukan yang terjadi selama ini pada umat islam disebabkan oleh kelemahan dan keterpurukan yang disebabkan oleh tidak adanya panutan yang tegas yang dapat di jadikan contoh oleh umat islam, dengan kata lain krisis kepemimpinan yang menimpa umat islam selepas runtuhnya kekahlifahan terjadi karena umat kehilangan dan rindu akan sosok pemimpin yang dapat mengayomi dan memberikan contoh apa yang umat inginkan selama ini. Terlihat dengan terpuruknya umat islam di berbagai belahan dunia khususnya negara yang mayoritasnya islam, meskipun kelompok umat islam dinegara tersebut termasuk dalam kelompok mayoritas, namun umat islam hanya mayoritas dalam segi kuantitas penduduknya, sedangkan dalam hal kuantitas umat kita tertinggal jauh , baik dari segi pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan oleh non-muslim yang hanya menjadi kelompok minoritas.
Mengapa hal tersebut dapat terjadi ? selain karena adanya krisis kepemimpinan yang berkepanjangan, pada internal umat islam juga terdapat konflik-konflik horizontal yang terjadi karena adanya perbedaan perbedaan yang mungkin dapat dikatakan sepele,hal itu terjadi karena tidak adanya sifat saling menghormati akan perbedaan-perbedaan dan tidak dapat menganggap bahwa perbedaan seyogyanya dapat menjadi sebuah kekuatan dalam kebersamaan. melihat kondisi tersebut, kita sebagai calon penerus bangsa yang beragama islam, sudah seharusnya melihat hal ini sebagai tantangan untuk memperbaiki diri kita untuk kemajuan umat yang sampai sekarang butuh akan sosok pemimpin yang dapat mengayomi dan menjadi inspirasi bagi mereka, sudah saatnya islam bangkit dan sudah seharusnya umat islam memegang peradaban yang sudah lama direbut, inilah saatnya kita merebut kembali kunci itu merebut kembali peradaban itu.
Pembicara : dr. Hengky Ferdianto & Shofwan Al-Banna
Setiap orang dilahirkan mempunyai bakat untuk menulis,itulah hal pertama yang harus kita percayai untuk memulai mengimprove kemampuan menulis kita. Tidak ada yang membedakan kemampuan menulis seseorang dengan orang lain selain pendidikan dan kemampuan orang tersebut yang mau untuk mengimprove skill menulisnya, meskipun ada orang yang dilahirkan dengan bakat menjadi seorang penulis, tetapi yang membedakan hanyalah susunan kata ketika orang tersebut menulis yang mungkin akan lebih peka akan keadaan sekitarnya, tetapi meskipun seseorang tersebut dilahirkan sebagai seorang penulis yang berbakat tetapi jika tidak di asah dan dilatih maka ia sama saja seperti orang biasa yang tidak mempunyai bakat luar biasa.
Jika kita ingin menjadi penulis yang baik, pertama-tama yang harus kita lakukan adalah menumbuhkan optimisme bahwa kita bisa dan mampu menjadi penulis yang baik, lalu harus ada motivasi dan konsistensi untuk terus belajar dan belajar untuk meningkatkan kemampuan menulis kita, Kemampuan menulis itu ibarat beladiri, jika seseorang ingin handal berkemampuan bela diri maka yang harus di lakukan sederhana, yakni belajar bela diri, begitupun jika kita ingin menjadi penulis yang baik, jika mau menjadi penulis yang baik yang harus kita lakukan adalah melakukan latihan menulis secara kontinyu dan konsisten
Lebih dari itu ketika kita ingin menjadi penulis, kita harus mengerti betul langkah-langkah yang harus di lakukan agar menjadi penulis yang baik, yang pertama ialah tumbuhkan motivasi kita ingin menjadi penulis yang baik, yang kedua konsistensi yang harus kita jaga, lalu subjek yang ingin kita tulis harus familiar dengan background kita baik background akademik maupun lingkungan sekitar, terakhir.. mulailah menulis..
Setiap orang dilahirkan mempunyai bakat untuk menulis,itulah hal pertama yang harus kita percayai untuk memulai mengimprove kemampuan menulis kita. Tidak ada yang membedakan kemampuan menulis seseorang dengan orang lain selain pendidikan dan kemampuan orang tersebut yang mau untuk mengimprove skill menulisnya, meskipun ada orang yang dilahirkan dengan bakat menjadi seorang penulis, tetapi yang membedakan hanyalah susunan kata ketika orang tersebut menulis yang mungkin akan lebih peka akan keadaan sekitarnya, tetapi meskipun seseorang tersebut dilahirkan sebagai seorang penulis yang berbakat tetapi jika tidak di asah dan dilatih maka ia sama saja seperti orang biasa yang tidak mempunyai bakat luar biasa.
Jika kita ingin menjadi penulis yang baik, pertama-tama yang harus kita lakukan adalah menumbuhkan optimisme bahwa kita bisa dan mampu menjadi penulis yang baik, lalu harus ada motivasi dan konsistensi untuk terus belajar dan belajar untuk meningkatkan kemampuan menulis kita, Kemampuan menulis itu ibarat beladiri, jika seseorang ingin handal berkemampuan bela diri maka yang harus di lakukan sederhana, yakni belajar bela diri, begitupun jika kita ingin menjadi penulis yang baik, jika mau menjadi penulis yang baik yang harus kita lakukan adalah melakukan latihan menulis secara kontinyu dan konsisten
Lebih dari itu ketika kita ingin menjadi penulis, kita harus mengerti betul langkah-langkah yang harus di lakukan agar menjadi penulis yang baik, yang pertama ialah tumbuhkan motivasi kita ingin menjadi penulis yang baik, yang kedua konsistensi yang harus kita jaga, lalu subjek yang ingin kita tulis harus familiar dengan background kita baik background akademik maupun lingkungan sekitar, terakhir.. mulailah menulis..
Pembicara : Haidar Bagir
Seorang pemimpin merupakan orang yang ikhlas melayani umatnya, bukan dilayani. Hal ini terlihat dari sosok pemimpin yang tak tertandingi yaitu nabi muhammad rasulullah SAW yang merupakan pemimpin yang sempurna dalam sejarah umat manusia di segala bidang yang di tempatinya, mulai dari keluarga, agama, militer maupun perniagaan.Rasulullah juga berperan sebagai motivator dan inspirator bagi para sahabat-sahabatnya untuk melaksanakan dakwah menyebarkan agama islam yang sangat di benci oleh orang-orang pada masanya sampai dengan islam menjadi agama yang dianut hampir 1/3 belahan dunia.
Sebagai pemimpin, nabi muhammad juga mempunyai sifat yang sangat lembut dan baik, terlihat dari perilakunya yang bahkan sebelum beliau di angkat menjadi seorang nabi, Al-amin hanyalah sedikit gelar yang diberikan oleh masyarakat sekelilingnya yang mengagumi akan keagungan sifat-sifat nabi muhammad. Selain itu Rasulullah juga mempunyai kreatifitas dan inovasi yang dijadikan oleh para sahabatnya sebagai inspirasi dalam menjalankan dakwahnya, terlihat dari mulanya beliau di benci sampai pada akhirnya masyarakat yang memben cinya menjadi para pengikutnya yang setia.
Pelajaran yang dapat di ambil dari paparan di atas ialah semua orang yang pada hakikatnya harus mau melayani sesamanya, selain itu kita sebagai pemimpin harus kreatif dan inovatif untuk menemukan pandangan-pandangan baru serta cara-cara baru untuk bermuamalah agar dapat diterima di semua golongan umat manusia tetapi harus tetap berpegang teguh kepada ajaran islam yang murni sebagai rahmatan lil alamin.
Seorang pemimpin merupakan orang yang ikhlas melayani umatnya, bukan dilayani. Hal ini terlihat dari sosok pemimpin yang tak tertandingi yaitu nabi muhammad rasulullah SAW yang merupakan pemimpin yang sempurna dalam sejarah umat manusia di segala bidang yang di tempatinya, mulai dari keluarga, agama, militer maupun perniagaan.Rasulullah juga berperan sebagai motivator dan inspirator bagi para sahabat-sahabatnya untuk melaksanakan dakwah menyebarkan agama islam yang sangat di benci oleh orang-orang pada masanya sampai dengan islam menjadi agama yang dianut hampir 1/3 belahan dunia.
Sebagai pemimpin, nabi muhammad juga mempunyai sifat yang sangat lembut dan baik, terlihat dari perilakunya yang bahkan sebelum beliau di angkat menjadi seorang nabi, Al-amin hanyalah sedikit gelar yang diberikan oleh masyarakat sekelilingnya yang mengagumi akan keagungan sifat-sifat nabi muhammad. Selain itu Rasulullah juga mempunyai kreatifitas dan inovasi yang dijadikan oleh para sahabatnya sebagai inspirasi dalam menjalankan dakwahnya, terlihat dari mulanya beliau di benci sampai pada akhirnya masyarakat yang memben cinya menjadi para pengikutnya yang setia.
Pelajaran yang dapat di ambil dari paparan di atas ialah semua orang yang pada hakikatnya harus mau melayani sesamanya, selain itu kita sebagai pemimpin harus kreatif dan inovatif untuk menemukan pandangan-pandangan baru serta cara-cara baru untuk bermuamalah agar dapat diterima di semua golongan umat manusia tetapi harus tetap berpegang teguh kepada ajaran islam yang murni sebagai rahmatan lil alamin.
Resume PKN 2010 (PPSDMS Nurul Fikri)
Pembicara : A. Fuadi
“Man Jadda Wa Jadda” itulah kata sakti yang dipelajari selama di pesantren gontor dan di pegang teguh oleh alif pada kehidupan kesehariannya sampai pada akhirnya makna dari kata tersebutlah yang pada akhirnya menjadi spirit alif mampu menggapai semua mimpi-mimpinya. Dalam novel ini, Alif diceritakan sebagai seorang perantau yang berasal dari sumatera barat yang merantau dari sumatera barat ke pesantren gontor untuk tujuan belajar agama sesuai dengan permintaan orang tuanya,sebenarnya alif pergi merantau ke tanah jawa setengah hati, karena mau tidak mau ia harus memutuskan apakah ia melanjutkan sekolah agama di tanah kelahirannya atau merantau ke pesantren di gontor yang jauh dari keluarganya, ia di perintahkah untuk melanjutkan pendidikan agamanya oleh orang tuanya, khususnya ibunya yang menginginkan anaknya menempuh pendidikan agama selepas menyelesaikan smpnya.
Dalam Novel ini digambarkan bagaimana alif menempuh awal-awal pendidikannya di pesantren gontor, mulai dari sulitnya alif remaja beradaptasi di lingkungan pesantren sampai dengan alif yang bersahabat dan membuat kelompok bersama teman satu angkatannya yang kelompoknya dinamai dengan nama shohibul menara dikarenakan tempat berkumpulnya di sebuah lorong sebuah menara masjid, lalu di ceritakan pula kesuksesan yang diraihnya karena memagang teguh dan meresapi kata sakti yang di ajarkan ustadznya di pesantren gontor yakni “Mann Jadda Wa Jadda”
Hikmah yang dapat diambil dari cerita di dalam novel negeri 5 menara ialah, kita sebagai pemuda harus bersungguh-sungguh dalam merealisasikan rencana-rencana kita dan mimpi kita akan dapat terrealisasikan menjadi sebuah kenyataan. Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah kita harus ikhlas dalam menjalankan semua aktivitas yang kita lalui sehari-hari, karena dengan keikhlasan diceritakan dalam novel 5 menara, seorang murid di sebuah pesantren akan sukses di didik oleh ustadz dengan syarat keduanya harus ikhlas dalam menjalankannya.Hasil dari kesungguhan dan keikhlasan yang dilalui oleh alif selama di pesantren dan pendidikan pasca pesantren terlihat ketika dia dapat melanjutkan pendidikannya di luar negeri dengan mendapatkan beasiswa dan berkerja sebagai seorang wartawan di luar negeri.
Langganan:
Postingan (Atom)
Lorem
Please note:
Delete this widget in your dashboard. This is just a widget example.
Ipsum
Please note:
Delete this widget in your dashboard. This is just a widget example.
Dolor
Please note:
Delete this widget in your dashboard. This is just a widget example.
